| Keluarga Besar Syifa di Hari Raya Idul Fitri |
Hari raya atau biasa disebut lebaran adalah hari raya bagi umat islam, hari dimana orang-orang datang bekumpul untuk bersilahturahmi dengan sanak saudara. Makna dari lebaran sendiri ialah momen kembali suci, bersyukur dan saling bermaaf-maafan. Pada bulam ramadhan, kita melaksanakan puasa. Puasa tidaklah menahan diri dari makan dan minum saja, tetapi menahan amarah, hawa nafsu dan hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama puasa ramadhan. Setelah berpuasa di bulan ramadhan dan menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa, kita akhirnya bertemu di hari kemenangan, di hari yang fitri. Saudara, kerabat dan keluarga berkumpul, saling berdatangan di rumah keluarga besar mereka, untuk saling silahturahmi, bermaaf-maafan sambil bejabat tangan dan mengatakan "Mohon Maaf Lahir dan Batin". Lalu, apa arti dari Silahturahmi? Apakah hanya di hari lebaran saja kita bersilahturahmi?
Bersilahturahmi atau Silahturahmi, adalah menjalin, mempererat hubungan kekeluargaan, hubungan kasih sayang persaudaraan dengan sesama manusia. Silahturahmi juga ajaran yang diperintahkan oleh Allah SWT. untuk saling bermaafan sesama makhluknya, baik sengaja maupun tidak sengaja, yang tua maupun yang muda. Bersilahturahmi tidak hanya pada hari lebaran saja, tetapi pada hari-hari lainnya juga. Tujuannya yaitu tetap terus mempererat tali persaudaraan, tidak hanya berkumpul saat hari lebaran saja, berkumpul bersama keluarga di hari biasa juga termasuk menjalin silahturahmi, mulai dari acara keluarga dan kumpul-kumpul lainnya.
Mengapa kita perlu bersilahturahmi? Karena itu adalah amalan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Silahturahmi juga memperluas rezeki kita, biasanya keluarga memberikan yang namanya ampau kepada kita yaitu dengan maksud memberikan sedikit rezeki mereka. Silahturahmi juga menggugurkan dosa kita bila kita saling maaf-maafan, menjaga keharmonisan keluarga dan kerukunan bersama. Putusnya tali persaudaraan biasanya terjadi karena suatu konflik di dalam keluarga. Ini menjadi penyebab tidak rukunnya kekeluargaan walaupun itu hanya masalah sepele. Buat keluarga kita duduk bersama, saling terbuka dan saling menyampaikan hal yang ingin di selesaikan di suatu permasalah tersebut.
Itulah
arti dari silahturahmi dalam keluarga, tidak hanya di hari raya saja, tetapi di
hari-hari lainnya juga tetap saling memjalin tali persaudaraan, jangan sampai
masalah kecil bisa memperusak kebersamaan kekeluargaan kita.
Penulis : Syifa Adilah Sukardi

!doctype>
0 Komentar